11
JULI 2026 14:23 WIB
OLAH RAGA 60 Kali Dilihat

Pimpin PELTI Kabupaten Bandung, Willy Siapkan Roadmap Pembinaan Atlet

Asep Awing

Asep Awing

Pewarta

Pimpin PELTI Kabupaten Bandung, Willy Siapkan Roadmap Pembinaan Atlet

BANDUNG, Logo | Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Bandung resmi memiliki nahkoda baru. Willy Wirasasmita terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PELTI Kabupaten Bandung masa bakti 2026-2030 dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) yang digelar di RM Saung Soreang, Sabtu (11/7/2026).

Pemilihan berlangsung demokratis dan penuh semangat kebersamaan. Dari 15 klub tenis yang terdaftar di Kabupaten Bandung, sebanyak 14 klub hadir dan memiliki hak suara, sementara satu klub berhalangan hadir. Seluruh klub yang hadir bersama Ketua Caretaker PELTI Kabupaten Bandung secara bulat memberikan mandat kepada Willy Wirasasmita untuk memimpin organisasi tenis di Kabupaten Bandung selama empat tahun ke depan.

Muskablub dihadiri oleh perwakilan PELTI Provinsi Jawa Barat Djoko Purwanto, Ketua Caretaker PELTI Kabupaten Bandung Urick Prasetyo, S.Hum., M.M., perwakilan KONI Kabupaten Bandung yang diwakili Kepala Bidang Organisasi Suryana, para tokoh tenis Kabupaten Bandung, ketua dan sekretaris klub-klub tenis se-Kabupaten Bandung, serta panitia pelaksana.

Terpilihnya Willy Wirasasmita menjadi titik awal kebangkitan organisasi yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai mengalami stagnasi. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghidupkan kembali pembinaan atlet sekaligus mengembalikan prestasi tenis Kabupaten Bandung di tingkat Jawa Barat.

Usai terpilih, Willy menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh klub tenis. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi.

"Ini merupakan kehormatan bagi saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub tenis se-Kabupaten Bandung yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin PELTI Kabupaten Bandung. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung, Kang Dadang Supriatna, yang telah memberikan restu dan dukungan sehingga saya dapat mengemban amanah ini," ujarnya.

Willy menegaskan, seluruh klub tenis telah berkomitmen menyatukan visi dalam membangun organisasi yang kuat dan meninggalkan perbedaan demi kemajuan olahraga tenis di Kabupaten Bandung.

"Kami memiliki satu tujuan, yaitu membangun PELTI Kabupaten Bandung menjadi organisasi yang solid dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Seluruh klub sepakat berjalan bersama untuk memajukan tenis di Kabupaten Bandung," katanya.

Menurut Willy, salah satu pekerjaan rumah terbesar yang harus segera diselesaikan adalah mengakhiri kevakuman Kabupaten Bandung di ajang tenis tingkat Provinsi Jawa Barat. Selama kurang lebih empat hingga lima tahun terakhir, Kabupaten Bandung tidak mengirimkan atlet maupun mengikuti berbagai kegiatan resmi PELTI tingkat provinsi.

"Kondisi ini tidak boleh terus berlanjut. Kabupaten Bandung memiliki potensi besar, tetapi belum tergarap secara maksimal. Karena itu kami ingin membangun kembali sistem pembinaan yang terarah agar Kabupaten Bandung kembali hadir dan mampu bersaing di tingkat provinsi," tegasnya.

Sebagai langkah awal, PELTI Kabupaten Bandung akan menyusun roadmap pembinaan atlet jangka panjang yang dimulai dari pencarian bibit usia dini. Pembinaan akan dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah, klub tenis, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Selain memperluas sosialisasi olahraga tenis di lingkungan pendidikan, pihaknya juga akan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjaring calon atlet potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung.

"Kami ingin tenis dikenal lebih luas oleh masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar. Pembinaan harus dimulai sejak usia dini agar lahir regenerasi atlet yang berkualitas. Teknologi juga akan kami manfaatkan untuk mempermudah pencarian bakat dan memperkuat sistem pembinaan," jelasnya.

Tidak hanya fokus pada pembinaan, kepengurusan baru juga akan menghidupkan kembali berbagai turnamen dan kompetisi tenis di Kabupaten Bandung sebagai wadah mengasah kemampuan atlet sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga tenis.

"Semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar peluang lahirnya atlet berprestasi. Kami ingin setiap event olahraga di Kabupaten Bandung menjadi ruang bagi atlet tenis untuk berkembang dan menunjukkan kemampuannya," ungkap Willy.

Ia menargetkan pada tahun 2030 Kabupaten Bandung sudah kembali memiliki atlet yang mampu mewakili daerah dalam kejuaraan tenis tingkat Provinsi Jawa Barat, bahkan bersaing di tingkat nasional.

Willy mengakui saat ini prestasi tenis Kabupaten Bandung masih tertinggal dibandingkan sejumlah daerah lain seperti Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis. Namun kondisi tersebut justru menjadi motivasi bagi kepengurusan baru untuk bekerja lebih keras.

"Kami tidak ingin hanya menjadi penonton. Insyaallah, dengan dukungan seluruh klub, KONI, Pemerintah Kabupaten Bandung, dan masyarakat, kami akan bekerja maksimal membangun organisasi yang sehat, memperkuat pembinaan atlet, serta mengembalikan prestasi tenis Kabupaten Bandung. Target kami adalah melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bandung di tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya. ***

Tinggalkan Komentar

1000 Karakter tersisa

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!